Surat Palsu Pengangkatan CPNS dari K2 Tahun 2017-2018

(HOAX) SURAT PENGANGKATAN CPNS DARI K2 Tahun 2017-2018
SUMBER : MEDIA SOSIAL
NARASI : 
Komisi II DPR RI meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk segera melakukan validasi dan verifikasi kepada instansi pemerintahan untuk pengangkatan PNS Formasi K2 tahun 2017-2018.
(Kepada Yth, 
KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA RI 
DI 
Tempat
1. Berdasarkan Perubahan Undang-Undang Nomor : 5 Tahun 2015 tentang Aparat Sipil Negara, dan Peraturan Pemerintah No : 48 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah No : 43 Tahun 2007 Jo. PP Nomor 56 Tahun 2012, dan Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor : 78 Tahun 2013 tentang Pengaduan PNS sebagai Payung Hukum penuntasan Kategori 2, maka telah di ajukan kepada Presiden RI agar, mohon arahan dan petunjuknya.

Anti Berita Hoax
Surat Palsu Pengangkatan CPNS dari K2 Tahun 2017-2018

PENJELASAN : Beredarnya surat pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) K2 tahun 2017 rupanya cukup membuat masyarakat bertanya-tanya tentang kebenaran hal tersebut. Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, melansir dari situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) www.menpan.go.id , bahwa surat pengangkatan CPNS K2 tahun 2017 adalah tidak benar melainkan HOAX. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Biro Hukum, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman.
Berdasarkan UU ASN, pengangkatan CPNS sendiri dilakukan melalui proses seleksi dan bukan secara otomatis seperti yang diterangkan oleh surat palsu tersebut. Setelah menjelaskan tentang peraturan-peraturan yang ada, Herman menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan hal-hal yang dirasa tidak masuk akal.

[KESIMPULAN]

HOAX


Demikian pembahasan tentang Surat Palsu Pengangkatan CPNS dari K2 Tahun 2017-2018. Semoga dapat mengedukasi pembaca sekalian atas hal ini.

Share ke temen kamu yang masih kemakan hal ini!



Salam,



Anti Berita Hoax


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Surat Palsu Pengangkatan CPNS dari K2 Tahun 2017-2018"

Post a Comment